BEKASI, 13 Juli 2026 – Suasana khidmat dan penuh keberkahan menyelimuti ruangan kelas Yayasan Tunas Harapan Pertiwi hari ini. Sebanyak 20 anak-anak binaan yang terdiri dari yatim dan dhuafa berkumpul dengan penuh semangat untuk mengikuti kegiatan rutin Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Tahfidzul Qur'an, khususnya dalam memperdalam dan menghafal Juz 30 (Juz Amma).
Di bawah bimbingan seorang pengajar yang penuh kesabaran dan dedikasi, anak-anak ini diajak untuk tidak hanya sekadar membaca, melainkan juga memperbaiki makhraj, tajwid, serta menanamkan kecintaan yang mendalam terhadap ayat-ayat suci Al-Qur'an sejak dini.
Semangat Mengaji di Atas Meja Lipat
Dengan mengenakan busana muslim, baju koko, dan peci yang rapi, anak-anak binaan duduk melingkar beralaskan karpet merah.
Masing-masing menghadapi meja lipat kayu kecil yang menopang kitab suci Al-Qur'an atau buku hafalan mereka.
Satu per satu bait ayat suci dilantunkan dengan suara yang jernih dan polos. Sang pengajar dengan saksama menyimak, sesekali memberikan koreksi lembut ketika ada bacaan yang kurang tepat, lalu diikuti kembali oleh sang santri dengan penuh antusias.
"Kegiatan ini merupakan salah satu komitmen yayasan untuk memberikan keseimbangan antara pendidikan formal dan benteng spiritual bagi adik-adik yatim dan dhuafa. Menghafal Juz 30 adalah langkah awal yang sangat baik untuk membentuk karakter mereka."
Harapan dan Doa untuk Masa Depan
Melalui program TPA Tahfidzul Qur'an ini, Yayasan Tunas Harapan Pertiwi berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlakul karimah dan berjiwa qur'ani. Kehadiran 20 anak binaan ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan ekonomi dan status sosial tidak menjadi penghalang bagi mereka untuk menjadi penjaga kalam Allah di masa depan.
Semoga langkah kecil yang diayunkan hari ini dapat menjadi berkah yang melimpah bagi para santri, pengajar, serta seluruh donatur yang senantiasa mendukung jalannya roda kegiatan di Yayasan Tunas Harapan Pertiwi. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.