Kegiatan yang dimulai sejak pagi ini dipimpin langsung oleh salah satu ustadzah pembina TPA. Dengan penuh kesabaran, beliau menjelaskan tata cara wudhu yang benar beserta doa-doanya kepada anak-anak.
Di depan kelas, ustadzah berdiri di dekat papan tulis yang bertuliskan poin-poin materi wudhu, mulai dari niat, urutan wajib wudhu, hingga adab-adabnya.
Belajar Wudhu Sejak Dini
Materi wudhu dipilih karena merupakan dasar penting dalam ibadah sholat. Ustadzah menyampaikan bahwa wudhu bukan hanya sekadar membasuh anggota badan, tetapi juga cara kita membersihkan diri lahir dan batin sebelum menghadap Allah SWT.
"Anak-anak, kalau mau sholat harus wudhu dulu ya. Wudhu yang rapi, yang urut, dan sambil baca doa. Biar sholat kita diterima Allah," ujar ustadzah saat memberikan materi.
Para adik-adik tampak fokus mendengarkan, sesekali mengangkat tangan untuk bertanya. Setelah sesi teori, kegiatan dilanjutkan dengan praktik wudhu bersama agar anak-anak lebih hafal dan terbiasa.
Komitmen Yayasan dalam Pembinaan
Yayasan Tunas Harapan Pertiwi memang rutin mengadakan TPA setiap pekan untuk anak-anak yatim dan dhuafa binaan. Selain belajar membaca Al-Qur'an, anak-anak juga dibekali ilmu fikih dasar, akhlak, dan doa-doa harian.
Melalui kegiatan seperti ini, yayasan berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan ibadah yang benar sesuai tuntunan.
"Kami ingin adik-adik tumbuh menjadi anak sholeh dan sholehah. Dengan belajar wudhu dan sholat sejak kecil, insyaAllah jadi bekal mereka sampai besar nanti," ungkap pengurus yayasan.
Kegiatan TPA ini ditutup dengan doa bersama dan pembagian snack untuk para santri. Senyum ceria anak-anak menjadi bukti bahwa belajar agama bisa menyenangkan.
Tunas Harapan Pertiwi – _Mewujudkan Generasi Qur'ani, Berakhlak, dan Berprestasi_